TRIBUNNEWS.COM - Pemain belakang Persija Jakarta,
Fabiano Beltrame mengaku terlalu emosional sehingga mendapat kartu merah
saat melawan Persepam Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten
Malang, Sabtu (11/1/2014).
Fabiano diganjar kartu merah, karena menendang kaki pemain Persepam, Ishak M Djober.
"Saya kurang sabar dan bernafsu ingin memenangkan pertandingan. Karena terlalu bersemangat, kaki saya mendahului kaki Ishak. Ini menjadi pelajaran untuk saya. Ke depannya, saya akan berusaha tampil lebih sabar lagi," kata Fabiano kepada Berita Kota Super Ball, Rabu (15/1/2014).
Pemain asal Brasil itu berjanji akan tampil lebih tenang dan bijaksana. Ia merasa sudah mendapat pelajaran berharga dari kejadian tersebut.
"Di kompetisi musim depan, saya ingin membawa Persija menjadi juara," ujar Fabiano.
Fabiano diganjar kartu merah, karena menendang kaki pemain Persepam, Ishak M Djober.
"Saya kurang sabar dan bernafsu ingin memenangkan pertandingan. Karena terlalu bersemangat, kaki saya mendahului kaki Ishak. Ini menjadi pelajaran untuk saya. Ke depannya, saya akan berusaha tampil lebih sabar lagi," kata Fabiano kepada Berita Kota Super Ball, Rabu (15/1/2014).
Pemain asal Brasil itu berjanji akan tampil lebih tenang dan bijaksana. Ia merasa sudah mendapat pelajaran berharga dari kejadian tersebut.
"Di kompetisi musim depan, saya ingin membawa Persija menjadi juara," ujar Fabiano.

0 Response to "Fabiano Beltrame: Saya Terlalu Emosi Saat Itu"
Post a Comment